Cara Menggunakan HDD Regenerator

Ketika sebuah bagian di komputer sedang diidentifikasi mengalami kerusakan, apa yang biasanya dilakukan? Mungkin sebagian dari pengguna akan menjawab membawanya ke tukang reparasi komputer. Apalagi untuk kerusakan hard disk. Namun, tidak semua paham tentang cara menggunakan HDD regenerator.

Cara Menggunakan HDD Regenerator

HDD Regenerator adalah sejenis software atau perangkat lunak. Fungsi dari perangkat lunak ini adalah untuk memperbaiki hardisk yang rusak. HDD Regenerator ini biasanya digunakan oleh tukang reparasi komputer untuk mendeteksi masalah yang terjadi pada hard disk.

Cara Menggunakan HDD Regenerator

Seperti yang diketahui bahwa hard disk komputer menempati fungsi fundamental. Karena hard disk berfungsi sebagai tempat penyimpanan data – data komputer. Hal ini akan menjadi masalah besar ketika hard disk yang biasa digunakan sampai mengalami kerusakan.

Hard disk yang rusak dapat membuat komputer menjadi lambat. Kerugian lainnya adalah data – data pada komputer tidak bisa diakses. Hal inilah yang menyebabkan HDD Regenerator sangat penting keberadaannya untuk mengatasi hard disk rusak.

Penyebab Harddisk Rusak

Penyebab harddisk pada komputer rusak disebabkan oleh dua jenis kerusakan. Pertama adalah kerusakan secara fisik atau bisa disebut sebagai hard bad sector. Lalu, penyebab kerusakan hard disk yang kedua adalah karena virus dan sejenisnya atau biasa disebut soft bad sector.

Ada beberapa jenis kerusakan fisik yang dapat diidentifikasi. Pertama, hard disk yang memang sudah tua dan perlu pengganti. Selanjutnya karena hard disk terlalu sering digunakan hingga mengalami overheat. Lalu, harddisk dapat rusak karena pernah jatuh.

Kerusakan soft bad sector biasanya disebabkan oleh virus komputer. Virus – virus ini menyerang hard disk dari flashdisk yang tidak pernah dibersihkan. Virus – virus ini juga dapat menyerang komputer dari perangkat lain yang pernah tersambung pada komputer.

Jika sudah begitu, maka yang harus dilakukan adalah menggunakan HDD Regenerator untuk mendeteksi permasalahannya. Banyak metode atau cara dari HDD Regenerator yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini. Berikut adalah langkah – langkahnya.

Cara Menggunakan HDD Regenerator dengan Bootable

Metode ini adalah yang paling sering digunakan oleh kebanyakan orang. Karena caranya yang tergolong tidak rumit dan mampu dengan cepat menolong kerusakan hard disk, maka cara ini sering dipilih. Berikut adalah langkah – langkah menggunakan metode bootable pada HDD Regenerator.

  1. Unduh aplikasi HDD Regenerator.
  2. Saat selesai mengunduh, install aplikasi ini.
  3. Buka aplikasi ini ketika sudah selesai diinstall,
  4. Masukkan CD atau DVD ke CD Room komputer.
  5. Setelah aplikasi dibuka, pilih bootable USB flash.
  6. Klik tombol ‘OKE’.
  7. Ketika muncul pop up merestart komputer, klik ‘yes’.
  8. Saat proses restart selesai, masuk pada menu BIOS.
  9. Set booting ke CD atau DVD.
  10. Akan muncul tampilan pilihan opsi 1 atau 2.
  11. Pilih opsi 2 untuk scan hard disk.
  12. Ketika muncul tampilan lagi, pilih angka 3.
  13. Angka 3 untuk scanning secara keseluruhan.
  14. Isikan nominal megabyte, enter.
  15. Tunggu sampai prosesnya selesai.

Cara Menggunakan HDD Regenerator via Windows Aktif

Cara yang selanjutnya adalah menggunakan windows yang aktif untuk HDD Regenerator. Jika metode bootable dinilai lebih mudah, maka menggunakan windows akan 2 kali lipat gampang. Berikut adalah langkah – langkah yang dapat dilakukan.

  1. Unduh aplikasi HDD Regenerator.
  2. Jika sudah selesai diunduh, install HDD Regenerator.
  3. Jika proses install selesai, buka aplikasi.
  4. Klik “click here to repair physical bad sectors”.
  5. Regenerasi akan dilakukan di windows.
  6. Klik flash drive, lalu OK.
  7. Setelah itu akan muncul tampilan opsi proses scanning.
  8. Pilih angka 1 – 4 sesuai kebutuhan.
  9. Setelah itu, klik OK.
  10. Tunggu hingga proses scanning selesai.

Demikian penjelasan tentang cara menggunakan HDD Regenerator yang bersumber dari dekke.net. Kesimpulannya, ada 2 cara yang dapat digunakan dan keduanya sama – sama aman. Untuk itu, saat harddisk sudah teridentifikasi mengalami kendala, segera cek pada HDD Regenerator.